Bekasi, 2 Maret 2010

Standar

catatan harian seorang aku hari ini.😦

aku merasa aku terlalu banyak menghitung hari ini. bahkan hitung2an itu malah mkembuatku makin pusing, bikin ga konsen. Kupikir-pikir apa sih gunanya aku menghitung angka2 itu? dan sebenarnya apa sih yang aku sebut dengan ‘angka2’?😦

mari jawab satu per satu. Yang aku hitung2 terus2an itu adalah angka pengeluaranku dalam satu bulan. dan apa yang membuat aku pusing?kenapa planning uang yang tersisa untuk kusisihkan hanya segitu2 aja.padahal dah tekan ke sana ke mari, diirit di sana di sini. tetep aja ga berubah.

sebenarnya, awal mula dr semua itu ya karna basically, aku ingin nabung. aku ingin punya tabungan yang nilainya cukup banyak. padahal kalo dipikir, tidak ada barang spesific yang aku ingin beli. aku ingin mulai membangun masa depan yang lebih baik. Alhamdulillah aku sudah bekerja. penghasilan cukup baik, dan satu2nya hal yang terpikir olehku adalah…. masa depan.

Bapak bilang, kalau beliau ingin aku menempati rumah sendiri. aku mau. karena hal tersebut adalah salah satu hal yang dibutuhkan dalam membangun masa depan (versi Fina loh). tentu saja untuk merealisakan hal tersebut perlu bantuan sang ayahanda sebagai langkah awal, next nya aku yang lanjutkan. lalu, apa sih hal yang paling penting jika sudah punya rumah? isinya kan? cicilannya kan? hehehew.. sepertinya itulah yang menyita sebagian besar isi kepala saya. masa rumah ntr ga diisi apa2? sama aja ga punya dunk. hehehe… makanya aku ingin nabung. bukan karna ingin barangnya. tapi karan sudah selazimnya n sewajarnya aku membeli barang untuk isi rumah.🙂

Next: aku ingin travelling. travelling gaya koper atau ransel pun (ala backpacker) tetep dunk butuh modal. dari tempat yang deket kaya ke green canyon, mpe yang jauh ke Lombok atau bunaken, semua butuh modal dal! dan untuk merealisasikan mimpi ke duaku itu, i need much more money. :d

so, menabung adalah hal yang utama sedang aku lakukan. utak–utik keuangan biar bisa press. tp yah.. segitu2 aja. dan akhirnya aku harus menerapkan prinsip sedikit demi sedikit lama2 menjadi bukit. kenapa ya ga ada kata2 bijak, banyak demi banyak.. hingga tetap menjadi bukit. wkwkwkwkw… kata2 bijak yang aneh. finally, aku akan berusaha. tapi, tetap bijak, ga berpikiran sempit. bahwa walau butuh uang, tapi yang utama tetap ngirit (loohh??) maksudnya tetep ga kliatan pelit. Kalau emang bener2 bvutuh, aku akan mengeluarkan uang…..🙂 Fighting!!! :d

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s